My SimpLe bLog

SegaLa Sesuatu Apapun yAng Terjadi DaLam Hidup Q
q Percaya TuhaN kan PuLihkan Q...!!

Minggu, 16 Juni 2013

TERINGAT TENTANG KITA


Saat KAu Jauh



Dengan nama Tuhan yang telah meletakkan setitik kasih dan Cinta dalam hati ini dan kini telah membuahkan rindu yang tiada jua dapat kutahan geloranya jika tanpa sedikit ketenangan yang dikirimkan Tuhan buatku.

Untuk kekasihku…
Saat aku tuliskan surat ini buatmu, betapa hatiku sentiasa sarat dengan rindumu. Rindu yang mendambakan kasihku padamu. Hatiku penuh dengan cintamu dan tidak bisa dimasuki oleh kasih yang lain. Hanya kasihmu yang aku miliki, yang menceriakan kehidupanku walaupun kadang­-kadang aku tersasar oleh kerana mabuk kerinduan.

Kekasihku…..

Ingin aku katakan padamu bahwa aku tidak menduakan kasihmu. Aku tidak menduakan cintamu kerana hatiku telah dimilik oleh mu. Bagaimana aku bisa mengisinya dengan sesuatu yang lain sedangkan ia berada disampingmu. Janganlah dirimu sangsi dengan kesetiaanku, kerana aku telah membina benteng yang tinggi agar cintamu yang kumiliki tidak terlepas keluar dari sempadan hati dan menghalang sebarang cinta dari luar untuk menerobosi jiwaku.

Kekasihku…..
Cintamu adalah antara yang terutama dalam senarai cintaku. Pertama cinta Tuhan, kedua cinta keluargaku dan ketiga adalah cintamu. Aku jamin ia tidak akan berubah arah sehinggalah Tuhan benar­-benar menentukan dan menyatakan kehendaknya dalam kisah perjalanan cinta kita ini. Namun aku sentiasa berdoa agar cinta dan kasih kita ini hayatnya berpanjangan hingga dibawa bersama sewaktu menghadiri perjumpaan di hadapan Tuhan di hari kemudian.
 
Kekasih….
Tiadalah sebaik kata­-kata yang mampu aku tuliskan dalam surat cinta ku ini melainkan untuk menyatakan bahwa hingga kini hanya dirimu yang memiliki hatiku ini. Aku bahagia begini dan aku ingin terus begini bersamamu. Aku mohon pada Tuhan semoga Dia menerima permohonan ini. Hanya padaNyalah aku berharap.

Kekasih….
Cinta dan rindumu adalah menjadi teman paling setia dalam hidupku walau saat dirimu jauh dari sisiku.




Missing You Mr.Daniel

Sebelum Mengeluh

Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa nasib kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,
Pikirkan tentang seseorang yang terus memohon kepada Tuhan untuk diberikan pendamping hidup.
Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan bersyukurlah kepada Tuhan  bahwa kamu masih hidup
Life is a gift.
Live it…
Enjoy it…
Celebrate it… And fulfill it.
Note :
Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu.
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan.
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya.
It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!

Dewi_Sweet


Doa dan Harapan Q

sayang..tahukah apa yang ada dalam benaku?
semua hanyalah tentang kita
semua hal yang kita harapkan jadi kenyataan..
entah kapan itu aku tak tahu

kita dengarkan hati kita
kita ingat semua yang kita pernah alami
tanpa terlewati..tak satupun
perjalanan kita baru saja dimulai

semoga cinta ini kan bertahan selamanya
bertempat dalam hati kita
Dan kita akan selalu beriringan
telusuri tapak kehidupan
berharap jejaknya menuju satu titik bahtera
muara bahagia damai kita
satu waktu nanti
bersama berjuta impian kita

Parapat , awal hari saat rindu di juli  2012


Selasa, 07 Agustus 2012

CiNta iTu KemBaLi MeNyaPa


 
Ketika cinta kembali menyapa
Ku terjatuh tiada daya
Bibirku tak mampu bicara
Pandanganku tak mampu menyapa
Kini cinta itu kembali bersemi
Menghiasi hati yang pernah tersakiti
Menerangi mata yang telah buta
Menyapa jiwa yang pernah terluka
Kini cinta itu kembali tumbuh
Mengangkat tubuhku yang rapuh
Menghibur mata yang menangis
Menghibur jiwa yang terkikis
Kini cinta itu kembali datang
Menenangkan pikirang yang bimbang
Menyapa hati yang sedih
Menyapa jiwa yang merintih




Selasa, 03 Juli 2012

Password Blog Qu

hadech... ada aja hal yang membuat ku terus harus menyebut nama mu..
kampret Lah...
mana aqu kurang ngerti lagi cara ganti Password blog..
Sialan.. ada yang bisa bantu aku..!
tolong ajarin aku donk....!
aku ga ingin lagi menyebut Nama itu di bibir bahkan di hati ku..
hari ini, aku benar" membencinya...!
Aq benar" muak dengan Kemunafikan nya...!

benci...benci...benci...!!

Jumat, 10 Februari 2012

Surat Rindu untuk ManTan Q

Barangkali sebuah kesialan bagi anak manusia jika harus merasakan rindu kepada seseorang sedangkan orang yang dirindui tidak merindukannya. Mantap. Bagaimana rasanya? Jangan ditanyalah! Hanya membuat hati kian membara! Dan, kali ini, kenapa harus aku?! Sudah beberapa kali aku harus merasakan bagaimana menahan rindu dan bongkahan rinduku luluh lantah!?
Tahukah kalian kepada siapa aku merindu, kini? Bukan! Bukan kepada  pria yang baru ku temui. Tapi, aku sedang dihempas badai rindu kepada sang mantan! Mantan kekasihku! Dan, kubiarkan kali ini jemari hatiku menuangkan secarik surat rindu untuknya; mantanku!
                                                                                      Maafkan aku!

Bukannya aku tak paham diajari satu dua kali;

Bahwa kamu—sebagaimana terakhir kita berbicara—sedang ingin sendiri!

Kuharap kamu tak salah paham kali ini!

Aku sudah mencoba kompromi dengannya

Tapi, selalu saja; rindu itu lebih kuat dibandingkan dengan akal sehatku

Sekali lagi; Aku memang payah!





Apa kabar mantan—Kekasihku? Aku harus jujur, dikala rindu menghampiriku, dua hal yang kurasakan; bahagia dan benci! Bahagia karena bisa mengenang masa-masa indah dan awal mula pertemuan kita. Dan setelahnya benci! Benci karena harus mengenang atau tepatnya menerima kenyataan bahwa kita harus berpisah...Aku sadar betul, setiap pertemuan pasti ada perpisahan! Tapi....sudahlah....jangan dibahas. Aku mau melepas rindu saja kali ini....

 O ya, aku harap kamu dalam keadaan baik, sehat, begitu juga dengan keduaorang tuamu serta saudara-saudaramu. Sayang sekali ya, meski usia hubungan kita saat itu cukup lama—tapi tidak mengapa, aku mengerti. Saat itu kan kamu emosian, kan—kini bagaimana? Ya, aku ingat sekali,

Boleh jadi kamu ingin bertanya tentang kabarku?—Aku sendiri dalam keadaan baik! Bagaimana studimu? Bentar lagi lanjut lagi kan?? Lalu lulus, ya? Ergh- Kalau udah lulus bentar lagi nikah, ya? Sama siapa? Kapan ? Aku diundang nggak?



Argggghhhhh! Ganti topik, ya?!

Kamu masih ingat?! Kita pernah sepakat, bahwa kita akan selalu cerita jika terjadi pergolakan isi hati. Aku mau bilang, kalau beberapa hari yang lalu aku masih saja menangisi kepergian mu. Tahu tidak?! Ada pria lain yang sedang cari perhatian pada q.Kupikir dialah yang akan menghantui setiap malam-malamku. Tapi sama sekali tidak! Sesekali memang aku sangat terpesona dengannya. Tapi. Aku justru malah berbalik rindu kepadamu! Bingung? Sama!



Ergh, boleh aku menulis namamu dengan kata sayang?!

Kali ini saja, disurat ini saja, boleh, kan?



Sayang, aku membaca beberapa bait syair dari Jalaluddin Rumi yang berkaitan dengan isi hati. Jika isinya itu bunga, maka pasti harum dan indah. Jika isinya bangkai, maka pasti busuk aromanya. Syahdan, dalam Al Hikam aku jumpai sebait kalimat, bahwa kalimat yang terucap dari mulut adalah cerminan dari hati si pengucapnya! Intinya, kita dituntut untuk jujur! Cinta ya Cinta! Benci ya Benci! Rindu ya Rindu! Jangan bohong!



Lantas, apakah rinduku kali sebuah isarat bahwa aku masih cinta padamu? Aku tidak mau terlaru berandai-andai. Cukuplah bagiku ini sebagai sebuah isarat, bahwa meski kita tak lagi dalam ikatan pacaran. Tapi, komunikasi janganlah terputus. Aku heran. Ada apa denganmu. Akhir-akhir ini susah untuk dihubungi dan sebagainya. Seakan ingin menghilangkan diri. Atau, apakah karena kamu terganggu denganku? Apakah kamu kini menganggap silaturahmi yang aku lakukan bagaikan sebuah PDKT, sedangkan kamu tidak suka dengan hal itu? Sungguh, niatku tak seperti itu. Aku kini sudah menerima semua kenyataan; bahwa jodoh ditangan Tuhan!


Sayang, lepas dari apa yang kupersoalkan dalam surat ini. Maafkan aku. Faktanya,saat ini aku memang sedang merindumu. Soal apakah kamu pun seperti itu atau tidak, aku tak begitu peduli. Terima kasih.



Izinkan aku melantunkan sebuah syair; buah karya Ananda Mora Parlindungan Hasian  Harahap

BALADA (putusnya sebuah percintaan)

ku putuskan untuk duduk sendiri di danau ini
sedang kenangan kita yang bisu mulai bicara dengan bahasa yang pedih
konon sebenarnya aku tak sendiri
kerna bayanganmu masih tepat berdiri disana
di tepian danau bersama kunang kunang menarikan lagu yang berjudul luka
daun daun juga masih saja mengejek aku padahal mereka sendiri berguguran dalam ketidakpastian
takdir menjadi begitu dingin oleh dua pasang kupu kupu berkepakan
begitu pun dengan waktu yang berhenti mengalir di jam pasir ini sejak kau beranjak
seharusnya menyuguh aku dengan secangkir cinta dan sajak sajak

di bawah terang bulan
air mataku menghujan
Salam

Dari Mantan—Kekasihmu!